Assalammualaikum Wr. Wb
Marhaban yaa Ramadhan
Marhaban ya
Syahru Shiyam
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا
كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُون
Hai orang-orang yang
beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang
sebelum kamu agar kamu bertakwa,
Nah sobat, ini adalah
salah satu bukti dari perintah Allah kepada kita untuk menjalakan ibadah puasa
dibulan ramadhan, coba deh buka al-qur’annya surat al-baqarah ayat 183. Em….
Sama kan.?
Berjalannya
waktu 3 hari terakhir, 2 hari, 1 hari . Dan
tak terasa bulan ramdhan akan segera meninggalkan kita, rasa sedih, tak
rela, tak kuasa untuk melepaskan bulan ramdhan pun bercampur padu. Memang, kita
semua pun tahu bahwa bulan ramdhan dikenal dengan bulan yang suci dimana
setan-setan dibelenggu dan pintu surga dibuka selebar lebarnya, entah selebar
samudra atau benua huallahualam. Dan itu
pun tidak asal-asal lo sobat, nih sama seperti yang udah dijelasin dalam hadits
Abu Hurairah radhiyallhu anhu riwayat Al-Bukhari dan Muslim. Buka dulu yaa
haditsnya,
Dari Abu
Hurairah Radhiyallahu anhu bahwasanya RasulullahSAW bersabda:
((إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ،
وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ)) [رواه مسلم ]
وَفِيْ لَفْظٍ:
((وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ)) [رواه الباخري: )
Artinya : “Jika bulan Ramadhan datang, pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup, dan
Setan-Setan dibelenggu.” (HR. Muslim), dalam
lafadz lain: “Dan Setan-Setan
dirantai.” (HR. Al-Bukhari)
Sobat remaja yang dimuliakan oleh Allah, pada hari-hari
terakhir pada bulan ramdhan kita tak jarang mendengar istilah zakat.
Sebernernya apa sih makna yang terkandung dari lima huruf tersebut ? nah, seperti tema yang diangkat kali ini
“REMAJA BERZAKAT” . pasti sobat remaja akan berkata, haaa ? Remaja Berzakat ?
atau ada yang mengangkat alis, atau ada yang tertawa atau ada yang
guling-guling hehe kalau yang ini pastinya enggak sampai ya. Sebenernya apa lagi sih itu maksudnya? Remaja
sih yaa anak remaja, seumuran muda-mudi
yang lagi duduk dibangku SMA. Kenapa berzakat ? dia kan masih nebeng sama orang
tua, Maksudnya apa sih ? hayooo apa ?
ada yang tahu? Coba angkat tangan !.
saya kak saya (sambil angkat tangan). Nah kamu yang angkat tangan tolong explain itu arti
dari tema. Emm tapi saya takut salah kak (pasang muka sedih) . Tak apa, coba
ntuh diliat dalam surat al-imron ayat 159, dan surat Asy-syura ayat 38
QS Ali
Imraan: 159
فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ
اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لانْفَضُّوا مِنْ
حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُم فِي الأمْرِ فَإِذَا
عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
(١٥٩)
Artinya: “Maka berkat rahmat
dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu
bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari
sekelilingmu. Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan
bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah
membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (QS Ali Imran : 159)
QS Asy-Syuura: 38
وَالَّذِينَ
اسْتَجَابُوا لِرَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلاةَ وَأَمْرُهُمْ شُورَى بَيْنَهُمْ
وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (٣٨)
Artinya : “Dan (bagi)
orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat,
sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarat antara mereka, dan mereka menginfaqkan
sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS Asy Syura : 38)
Nah…… terbuktikan,
rasullulah aja udah
ngajarin kita bermusyawarah/ngeluarin pendapat,
masak kita yang udah tau ajarannya aja gak mau ngamalin, emm ndak usah
diliat salah atau enggaknya, benar salah itu relatif. Nah sekarang apa
pendapatmu ?. Iyaa kak….. menurut saya
ya kak, remaja= anak yang sedang dalam proses pertumbuhan menuju dewasa baik
psikis, jiwa, raga, maupun akhlaqnya selain itu dia juga udah ngerti mana yang
haq dan mana yang batil. Ditambahi berzakat, berarti dia diajarin untuk
melakukan salah satu rukun islam yang ke-4 yaitu zakat. Bentar kak bentar masih
ada kelanjutannya, zakat sendiri itu kan artinya mensucikan sebagian harta yang
dimiliki untuk diserahkan kepada orang yang berhak (mustahiq), lebih jelasnya
bisa diliat dalam surat at-Taubah ayat 103. Et… selain itu kak, zakat juga ada kaitannya lo sama sholat.
Seperti apa yang telah Allah SWT perintah dalam surat An-Nisa’ ayat 77.
Surat At-Taubah Ayat :
103
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ
وَ تُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَ صَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلوتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ، وَ
اللهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ .
Artinya : “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu
membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka.
Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. dan Allah
Maha mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. At-Taubah : 103)
Surat
An-Nisa’ ayat : 77
أَلَمْ
تَرَ إِلَى الَّذِينَ قِيلَ لَهُمْ كُفُّوا أَيْدِيَكُمْ وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ
وَآتُوا الزَّكَاةَ فَلَمَّا كُتِبَ عَلَيْهِمُ الْقِتَالُ إِذَا فَرِيقٌ مِنْهُمْ
يَخْشَوْنَ النَّاسَ كَخَشْيَةِ اللَّهِ أَوْ أَشَدَّ خَشْيَةً ۚ وَقَالُوا
رَبَّنَا لِمَ كَتَبْتَ عَلَيْنَا الْقِتَالَ لَوْلَا أَخَّرْتَنَا إِلَىٰ أَجَلٍ
قَرِيبٍ ۗ قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ
وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا
Artinya
: Tidakkah kamu perhatikan
orang-orang yang dikatakan kepada mereka: "Tahanlah tanganmu (dari berperang),
dirikanlah sembahyang dan tunaikanlah zakat!" Setelah diwajibkan kepada
mereka berperang, tiba-tiba sebahagian dari mereka (golongan munafik) takut
kepada manusia (musuh), seperti takutnya kepada Allah, bahkan lebih sangat dari
itu takutnya. Mereka berkata: "Ya Tuhan kami, mengapa Engkau wajibkan
berperang kepada kami? Mengapa tidak Engkau tangguhkan (kewajiban berperang)
kepada kami sampai kepada beberapa waktu lagi?" Katakanlah:
"Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk
orang-orang yang bertakwa, dan kamu tidak akan dianiaya sedikitpun.
Excetly,
sekarang ada yang tahu macam zakat ? ayo angkat tangan. Saya kak. Saya kak.
Saya kak. Nah kamu itu yang ada dipojok. Zakat ada dua kak, pertama itu ada
zakat mal yang kedua ada zakat fitrah. Sekarang jelaskan apa yang dimaksud
dengan zakat mal dan zakat fitrah tadi? Gimana ya kak, duh bingung , kalau
menurutku sih zakat mal itu kayak gini lo kak, orang punya kekayaan berupa
harta baik benda maupun uang (gaji) dan dimiliki dalam jangka waktu tertentu.
Misalnya punya emas 1 ton kepemilikannya udah sampai setaun dan udah memenuhi
nisob nah itu kudu dizakatin kak. Contoh harta yang wajib dizakatin itu seperti
:
-
Emas , perak
-
Hewan ternak
-
Harta perdagangan
-
Hasil Pertanian, baik tanaman dan
buah-buahan
-
Hasil laut
-
Harta rikaz dan ma’adin
-
Harta profesi
-
Harta investasi
Nah,
kalau zakat fitrah itu aku sering denger ketika akhir bulan ramdhan kak.
Biasanya selain di masjid dekat rumah, di sekolahpun juga ada. Maksudnya ada
yang mengurus tentang zakat fitrah. Dan itu bisa dibayar baik berupa uang
maupun berupa makanan pokok. Sedangkan makanan pokok di sini, makasudnya di
Indonesia ini adalah beras. Maka bisa dibayar dengan menggunakan beras yang
takarannya itu =2,5 kg. Terus kalau dibayar dengan menggunakan uang gimana? . Ya kan kak, itu nurut harga beras yang
takarannya 2,5 kg . nah kalau jelasnya definisi dari zakat fitrah itu berasal dari kata zakat dan
fitrah, zakat yang artinya sebagian harta yang dikeluarkan dan diserahkan
kepada yang berhak. Sedangkan fitrah berasal dari kata fitri yang berarti suci,
intinya zakat fitrah dikeluarkan pada akhir bulan ramdhan dengan tujuan
untuk mensucikan orang yang berpuasa
dari segala perbuatan dan perkataan kotor. Terus kata guruku ngaji kak, selain
itu tadi…. zakat fitrah juga bertujuan untuk memberikan makanan kepada orang-orang miskin serta mencukupi kebutuhan
mereka ketika Hari Raya Idul Fitri tiba. Dan setelah aku cari-cari ternyata ini
sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.
Dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma ia berkata:
فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَكَاةَ الْفِطْرِ طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنْ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ وَطُعْمَةً لِلْمَسَاكِيْنِ
“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam
mewajibkan zakat fitrah sebagai penyuci bagi orang yg berpuasa dari perbuatan
yg sia-sia dan kata-kata kotor serta sebagai pemberian makanan untuk orang-orang
miskin.” (H.R. Abu Dawud)
Nice,
Lalu
siapa aja sih yang termasuk dalam kategori penerima zakat ? yuuuk angkat
tangan. Saya kak. Saya kak. Saya kak. Yak kamu yang ditengah. Saya kak ? . Iya kamu,
coba deh sebutin siapa aja sih yang termasuk dalam kategori penerima zakat.
Et…. Jangan lupa penjelasannya ya, biar sobat remaja juga tau. Apa sih arti
dari …….. (read:blablabla)
Ehemmm (tes suara)
Yang termasuk dalam
kategori penerima zakat itu ada
1
Fakir miskin yaitu orang yang secara umum
tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
2
Amil yaitu orang yang mengurus segala sesuatu tentang zakat
3 Mualaf yaitu orang yang diharapkan kecenderungan hatinya bertambah terhadap islam. Termasuk orang yang baru masuk islam.
4 Budak atau Hamba Sahaya yaitu orang yang diperjualbelikan diantara
orang-orang kaya, dengan kepentingan untuk membantu dalam meringankan
perekjaannya tapi tanpa diberi upah
5
Ghorim yaitu orang yang terlilit hutang dan tidak mampu membayar
6
Sabililah yaitu orang-orang yang berjuang di jalan Allah
7
Ibnu Sabil yaitu orang yang sedang dalam perjalanan dan kehabisan bekal
Nah
itu kak…….
Good.
Sekarang
kenapa sih kita diharus untuk berzakat? Apa sih hikmahnya? Hayooo siapa tahu?
(sunyi
senyap, gemurung bisikan, tak ada tangan yang mengangkat ke atas)
Loohh….. kok diem?
.
bentaaar
kak, lagi mikir.
emm
apa ya apa yaa (bisik-bisik).
Aha…….
*ting* (angkat jari telunjuk, dan lampu disamping kepala menyala). Aku kak, aku kak, aku kak ?
Iya kamu ? jelaskan hikmahnya !
Iya kamu ? jelaskan hikmahnya !
Kan
gini ya kak, tadi di depan kan udah di jelasin kalau zakat itu adalah sebagian
harta yang wajib dikeluarkan dan diserahkan kepada orang yang berhak
menerima. Dari situ kita bisa
menelaah bahwasanya sebagian harta itu bertujuan agar kita dapat menghilangkan
sifat kikir dan rakus. Nah itu yang pertama.
Kemudian
yang kedua itu dari kalimat yang berbunyi “….diserahkan kepada orang yang
berhak menerima….” . Hikmahnya kita dapat membantu fakir miskin dan memenuhi
kebutuhan orang-orang yang berada dalam kesulitan dan penderitaan.
Bagus………………………………………………….
(nunjukin jempol)
Ada
yang lain ?
Aku
kak , aku kak, aku kak (sambil angkat tangan).
Iyaaa
kamu, ayoo apa hikmah selain itu?
Emm
ini kak, hikmahnya berzakat itu antara lain
1.
mempererat tali persaudaraan
2.
menegakkan kemaslahatan umun yang
berkaitan dengan kesejahteraan
3.
membatasi pembengkakan kebutuhan
itu
aja sih kak (pasang muka cemberut)
hehe
itu juga betul kok (nunjukin jempol)
sekarang
apalagi ya ? tadi macam-macam zakat udah, penerima zakat udah, hikmah berzakat
udah…. (sambil liat atap,dan jari-jari masih sibuk mengitung yang kurang
disebut).
kak
kak, (sambil angkat tangan)
iya
apa? Pertanyaannya kan belom. Kok udah angkat tangan?
Emang
sih kak, ini kak aku kan masih awam. Nanti kalau kita mau mbayar zakat ke siapa ya?
Nah
itu…………….. ada badan khusus yang menangani atau mengurus tentang zakat. Di
Indonesia badan yang menangani tentang zakat disebut dengan BAZIS. Apa sih
kepanjangan dari “BAZIS” itu? Dan apa
sih keuntungannya adanya BAZIS?.
Oke,
sekarang kita move ke bazis. BAZIS itu kepanjangan dari Badan Amil Zakat Infaq
dan Shodaqoh. Nah, Bazis ini merupakan lembaga pengelola zakat di Indonesia.
Lembaga ini diminta atau diharapkan mampu mengelola zakat secara professional.
Dengan keprofessionalnya zakat dapat dikelola dengan baik dan teratur, makanya
badan ini menguntungkan bagi umat islam. Karena apa ? nih karena……
1.
Pendistribusian lebih teroganisir dan
tepat sasaran.
2.
Pemerintah dapat mengetahui potensi
masyarakat melalui data base zakat.
3.
Masyarakat menerima bantuan yang
bermanfaat.
Selain
itu.
Maksudnya
tugas BAZIS, selain mengelola zakat, mereka juga bertugas dalam memberikan
penyuluhan tentang hal-hal yang berkaitan dengan zakat. Eh ngomong-ngomong soal
BAZIS, BAZIS itu kan lembaga, badan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang
diberi amanah (tugas) dengan tujuan tertentu. Nah namanya juga badan, terus ada
pemerintah. Setiap berpinjak pada suatu kekuasaan atau wilayah yang disebut
Negara, pasti donk ada fundamentalnya (dasar) , maksudnya hukum atau aturan
yang mendasari suatu kegiatan atau tindakan. Termasuk ini ini, soal zakat.
Ternyata ada lo undang-undang yang
dikeluarkan oleh pemerintah mengenai zakat. Coba deh liat pada UU Nomor 38
tahun 1999 tentang pengelolaan zakat, Keputusan Menteri Agama RI Nomor 373 tahun
2003 dan Keputusan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan
Penyelenggaraan Haji Nomor D/291 tahun 2000 tentang pedoman Teknis Pelaksanaan
Zakat. Nah, banyak kan peraturannya….
Sekarang
udah jelaskan sobat, zakat itu apa ? Kalau masih belum faham. Zakat itu bisa
diumpamain kayak pajak. Tau kan pajak ? Nah…. Zakat itu semacam pajak.
Kesamaannya itu terletak pada
1.
adanya unsur keharusan,
2.
diserahkan kepada badan atau lemabaga
khusus yang mengelolanya
3.
sama-sama mempunyai tujuan untuk memutar
roda perekonomian
tapi
dimanapun ada kesamaan, pasti ada donk perbedaanya. Jadi perbedaanya antara
zakat dan pajak itu letaknya pada ini nih :
- pertama, keharusan.
apabila
suatu keharusan tidak dilaksanakan dengan baik, maka ia akan mendapatkan
sanksi, nah sanksi dari orang yang tidak membayar zakat bersifat ukhrowi (dosa)
berhubungan langsung dengan Allah. Sedangkan orang yang tidak membayar pajak
maka sanksi bersifat keduniaan, yaitu berkaitan dengan administrasi Negara atau
denda.
-
Kedua, badan atau lembaga yang
mengelolanya.
Nah,
yang ini udah jelaskan. Bahwa zakat dikelola oleh badan yang disebut dengan
BAZIS, sedangkan pajak biasanya dikelola oleh Dirjen Pajak Departemen Keuangan
pokoknya yang ngurus tentang pajak itu deh, baik pajak pembangunan, pajak
listrik de el el.
-
Ketiga, tujuan yang sama.
Yaitu
sama-sama memutar roda perekonomian. Tapi pada tujuan ini, zakat mempunyai nilai
lebih dibandingkan dengan pajak. Entah kenapa, mungkin karena ini feelnya lebih
nendang. Hehe yak… betul karena ini merupakan salah satu ibadah yang
diperintahkan Allah Sang Maha Pencipta alam semesta
Sekarang
udah jelaskan….
Semoga
penjelasan ini tadi dapat berguna bagi sobat semua,