Halo pemuda indonesia.
tahu kah tanggal 28 oktober hari ulang tahun siapa ? ett …yang pasti bukan ulang tahunku lo. Yap, jelas dan betul sekali. Tanggal 28 oktober , tepatnya pada tahun 1928 merupakan hari terjadinya peristiwa sumpah pemuda. Kenapa dikatakan hari sumpah pemuda ? apakah para pemuda Indonesia dulu berlomba-lomba untuk bersumpah ? lalu sumpahnya buat apa ya ? sumpah cinta ya ? mungkin…. , namanya juga anak muda hehe tapi cintanya buat siapa ya ? ciyeee
Oke sekarang kita akan beranjak dari tempat tidur , lalu cuci muka, lanjut berdiri didepan cermin. Kemudian bergegas melangkahkan kaki menuju sekolah dan belajar. Eh bukan ini maksudnya, tapi kita akan menuju kesini. Pada dasarnya kita itu harus bercermin dulu.
Oke ?
BERCERMIN !
ingat !
BERCERMIN !
sekali lagi , BERCERMIN !!!! Em….kok masih aja imut ya ? loh loh loh….. *gubrak*
ya…..pokoknya kita harus bercermin pada diri kita masing-masing.
Sekarang apa sih pentingnya memperingati hari sumpah pemuda?
Paling-paling juga cuman upacara pagi, nungguin Pembina upacara ngebacain naskah dari dinas pemuda dan olahraga , dan kita cuman dijemur sampe gosong, dan parahnnya itu, kalo kita udah basah kuyub, bukan gara-gara kehujanan tapi gara-gara mandi keringet.
Nah itu tadi pemikiran yang mungkin pernah terlintas dibenak kita , lebih-lebihnya kita pernah alami ketika kita masih duduk dibangku sekolah. Terutama ketika dibangku SD, SMP . sebagaimana dikatakan orang-orang pada umumnya, kita itu masih bocah ingusan. Namanya juga bocah ingusan, disuruh apa aja cuman nurut. Ditanya tentang hari sumpah pemuda, paling jawabnya juga ala kadarnya. Parahnya ketika kita mendengar hari sumpah pemuda ? jawabnya “yesss…. Berarti besok upacara donk ? terus pulang pagi deh….horeeeee, minta uang saku banyak ah, biar besok bisa buat main”. Haduh…. parah. Maklum lah ketika itu jiwa kita belum sepenuhnya tergerak. Artinya jiwa kita masih melekat akan kebocahan taunya juga main dan enggak pernah tau makna sesungguhnya dari sumpah pemuda. Istilahnya whatever itu kan dulu, sekarang ya enggak jaman lah ya . *tampar pakai tiang bendera*
Yang barusan jangan dicontoh ya sobat pemuda Indonesia. Saya tau kalo sobat semua tidak seperti itu. mungkin, dari ilustrasi tersebut adalah masa ingusan kita yang dapat dijadikan bahan untuk mengintropeksi diri kita masing-masing. Nah lo, lagi-lagi intropeksi diri kan? Hehe . ya kan, pada ujungnya semua itu akan kembali kepada kita semua. Terutama masa depan bangsa kita ini. Karena kita adalah pemuda= bibit-bibit untuk mengarahkan Indonesia nantinya. Karena kita sebagai bibit, kita memerlukan sesorang untuk menyirami kita dengan air, kita memerlukan pupuk agar tumbuh menjulang tegak lurus ke atas alias enggak belak-belok kayak pensil karetku waktu jaman TK dulu, nulis aja butuh dua tangan yang satu megang ujung bawah pensil buat nulis, yang satunya megang atas pencil biar enggak jatoh kebawah, ribet-ribet. Yuk lanjut… yang tadi itu maksudnya sama aja kita itu butuh air, apa sih airnya pemuda Indonesia? Airnya pemuda Indonesia itu cukup nasihat,petuah dari sesepuh. Tapi nasihat dan petuah-petuah tersebut enggak gampang buat dijalani. Apalagi kalau enggak lagi ada mood, itu rasanya susah banget untuk diterima. Makanya, yang paling utama itu kita perlu disirami dari segi spiritual. Maksudnya itu dari jiwa. Apabila jiwa kita bersih, insyaallah ..kitaselaku pemuda Indonesia mudah untuk menerima nasihat dari sesepuh dan melaksanakannya. Lalu untuk pupuk ? perlu pupuk kompos? Atau pupuk kandang ? hehe utamanya pupuk disini dipengaruhi oleh faktor lingkungan, kayak termokimia itu lo…. Misalin aja kita sebagai sistemnya dan yang ada diluar kita itu namanya lingkungan. Dan dari pupuk itu, kita akan beralih pada teori termokimia. Et…. Jangan salah loh, termokimia yang ini merupakan termokimia kehidupan anak muda. Ya terutama pemuda Indonesia. Seperti halnya kimia, disini juga mengenal tipe sitstem (diri pemuda) yang berdasarkan interaksi dengan lingkunganya antara lain :
- Sistem Terbuka
Dimana diri kita itu berperan sebagai sistem yang mempunyai naluri (energi) dan tergerak untuk menjalankan amanah dari sesepuh atau petuah dari pahlawan.
- Sistem Tertutup
Artinya diri kita mempunyai naluri tetapi susah untuk melaksanakan amanah sesuai tujuan bangsa.
- Sistem Terisolasi
Artinya kita tidak mempunyai naluri dan tidak mau atau tidak tergerak untuk melaksanakan amanah yang telah diberikan oleh bangsa kepada kita sebagai generasi muda.
Nah itu tadi berdasarkan interaksi dengan lingkungannya. Sedangkan berdasarkan jenis reaksi ada dua macam :
1. Eksoterm
Dalam kimia ditandai dengan nilai delta H = negative (-) . artinya terjadi perpindahan dari sistem (diri) ke lingkungan. Khusus untuk disini saja, reaksi eksoterm itu diistilah dalam bahasa jawa yaitu mental. Apa sih mental ? itu loh genre musik. Eh buka-bukan, mental disini sama artinya kalo diberi nasihat enggak mau nerima, cuman didengerin aja. Ya , reaksi ini terjadi ketika seorang pemuda dinasihati oleh sesepuh, tapi didalam dirinya (sistem) mengeluarkannya lagi dalam bentuk mentahan alias setelah dinasehatin enggak dicerna malah dimuntahin Nah lo, kasian amat kan yang nasihatin. Percuma buang-buang tenaga, suara, ujung-ujungnya sih emang dianggep tapi dianggep kayak angin aja. Beeesssssssss ………. *kabur*
Lanjut…………………..
2. Endoterm
Menurut ilmu kimia, ditandai dengan nilai delta H = positif (+) . artinya terjadi perpindahan dari lingkungan ke sistem (diri).. Reaksi ini terjadi ketika sesepuh menasehati seorang pemuda, lalu didalam sistem (diri) pemuda tersebut terjadi suatu reaksi yang mengerakkan benak, hati, jiwa, dan nalur pemuda tersebut. Akibatnya, pemuda mengerti dan menuruti segala ucapan dan arahan dari sesepuh. Terutama dalam tindakan yang baik. Sehingga mengakibtakan reaksi ini nilai positif, karena dampaknya yang mengakibatkan suatu tindakan yang postif pula.
Jadi, intinya kita sebagai generasi muda bangsa Indonesia diharapkan mempunyai sistem terbuka, terbuka dalam konteks seperti yang telah dijelaskan diatas. Selain itu, disamping interaksinya. Lebih baiknya apabila didampingi dengan reaksi endoterm.
Setelah menyimak pengantar tadi, sobat sekalian dapat menyimpulkan apa sih yang dimaksud dengan sumpah muda? yuk mari kita simak lanjutannya.
SUMPAH PEMUDA
Sumpah pemuda berasal dari dua kata dengan menggunakan bahasa Indonesia. Arti dari satu per satu kata tersebut adalah. Ini dia, SUMPAH = ikrar/ janji untuk melaksanakan sesuatu yang telah direncanakan dan disepakati bersama, agar tercapai tujuan yang diinginkan. Sedangkan, PEMUDA = seseorang yang sudah dianggap dewasa dan mapan baik dalam pemikiran, maupun tingkah laku. Sesorang yang dianggap sudah dewasa (pemuda) biasanya dia sudah mengerti jati dirinya, perilaku, dan apa saja yang menjurus ke masa depan, baik masadepannya atau masa depan bangsanya.
Dari kedua pengertian tersebut dapat dirangkaikan bahwa “Sumpah Pemuda” adalah ikrar/janji yang dilakukan oleh para pemuda di Indonesia dengan tujuan untuk mempersatukan Indonesia, yaitu satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa.
Loh tapi kok diatas tadi bilangnya pemuda Indonesiabersumpah karena cinta?
Nah, yang diatas tadi hanya hipotesis sobat. Tapi nyatanya bener kok. Coba lihat. Sumpah pemuda itu dilakukan dengan tujuan untuk apa to ? untuk mempersatukan Indonesia kan ? terus, yang melatarbelakangi terjadinya peristiwa sumpah pemuda tadi apa kalo bukan lantaran pemuda-pemuda Indonesia cinta akan bangsa ini, ya bangsa Indonesia tentunya.
Dari pada penasaran dan ngebet banget mau kepo tentang sumpah pemuda. Nyok langsung aja kita simak sejarah dari sumpah pemuda ala saya sendiri tentunya. Eh maksudnya tetap berdasarkan cerita dari ahli sejarah tentunya. Bukan ahli sejarah jaman dulu, karena saya belum lahir maka dengernya dari ahli sejarah jaman sekarang alias dari guru sejarah, hehe
Nah ini dia……
Sejarah Sumpah Pemuda
Berawal dari himpunan pemuda-pemudi di Indonesia. Baik dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Maluku, Papua. Intiya seluruh wilayah Indonesia dari sabang sampai merauke. Dan dari perwakilan tiap-tiap daerah tersebut dikenal dengan sebutan “JONG” . misal seperti jong java yang artinya perwakilan dari pemuda dari jawa. Pemuda-pemuda dari berbagai wilayah tersebut bersatu membentuk suatu organisasi yang disebut dengan PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia) , ya betul. Mereka ini merupakan pemuda seperti kita, yang artinya mereka itu seorang pelajar. Istilahnya itu kalau sekarang kita bayangin aja kita ngumpul bareng, sama temen-temen dalam suatu organisasi dan kita sebagai anggota ditunjuk sebagai perwakilan untuk mewakili organisasi kita ke pusat. Ya tentunya untuk menjalakan proker-proker yang akan dilaksanakan donk. Selain itu dalam menjalankan suatu organisasi kita pasti butuh pemimpin dan seperangkat partner-partnernya, yap betul sekali susunan keanggotaan. Susunan keanggotaan dari PPPI diantaranya adalah
Ketua : Soegondo Djojopoespito
Wakil Ketua : R.M. Djoko Marsaid (Jong Java)
Sekertaris : Mohammad Jamin (Jong Sumateranen Bond)
Bendahara : Amir Syarifuddin (Jong Bataks Bond)
Pembantu I : Djohan Mohammad Tjai (Jong Islamieten Bond)
Pembantu II : R. Katja Soengkana (Pemoeda Indonesia)
Pembantu III : Senduk (Jong Cebeles)
Pembantu IV : Johanes Leimena ( Jong Ambon)
Pembantu V : Rochjani Soe’oed (Pemoeda Kaoem Betawi)
Peserta :
1. Purnama Wulan
2. Sahardjo
3. Anwari
4. Abdul Rachman
5. Raden Soeharto
6. Sarbini
7. Arnold Manonutu
8. Sarmidi Mangunsarkoro
9. Assaat
10. Sartono
11. Bahder Djohan
12. S.M. Kartosoewirjo
13. Dali
14. Setiawan
15. Abdul Muthalib Sangadji
16. Darsa
17. Sigit (Indonesische Studieclub)
18. Dien Pantouw
19. Siti Sundari
20. Djuanda
21. Sjahpuddin Latif
22. Dr.Pijper
23. Sjahrial (Adviseur voor inlandsch Zaken)
24. Emma Puradiredja
25. Soejono Djoenoed Poeponegoro
26. Halim
27. R.M. Djoko Marsaid
28. Hamami
29. Soekamto
30. Jo Tumbuhan
31. Soekmono
32. Joesoepadi
33. Soekowati (Volksraad)
34. Jos Masdani
35. Soemanang
36. Kadir
37. Abu Hanifah
38. Raden Soekamso
39. Adnan Kapau Gani
40. Ramelan
42. Amir (Dienaren van Indie)
43. Saerun (Keng Po)
44, Anta Permana
Dan masih banyak lagi peserta lainnya…………
Kemudian, setelah melalui beberapa tahap seperti halnya perumusan teks proklamasi. Peristiwa sumpah pemuda pun juga demikian, butuh persiapan dan segala sesuatu perlengkapan yang diperlukan ketika hari H. terutama yang namanya naskah, tentunya naskah sumpah pemuda donk. Masa iya naskah proklamasi? Kan naskah proklamasinya udah dibacain waktu Indonesia menyatakan merdeka. Duh dikira mau lair dua kali ya itu naskah proklamasinya yeee . Oke, sekarang lanjut….dari perumusan naskah sumpah pemuda tersebut mendapatkan hasil ketika Kerapatan Pemoeda-Pemoedi atau Kongres Pemuda II. Kemudian dari naskah tersebut dibacakan pada tanggal 28 oktober 1928. Bukan, karena namanya sumpah pemuda lo sobat, ati-ati lo ya jangan salah tangkep Ya liat aja itu, dari kata sumpah pastinya pemuda sekarang kalo enggak baca buku nangkepnya pasti sumpah itu=ngomong secara spontan tanpa pikir panjang dan persiapan. Kayak gini ni “sumpah, dia keren banget” *glodak* aduh-aduh…. beda lo sama yang ini. Kalo sumpah pemuda itu dilewati dengan berbagai tahap, lika-liku permasalahan jadi enggak cuman satu masalah aja tapi banyak banget. Meski banyak tantangan yang dihadapi, pemuda-pemuda tersebut tetap bersatu padu dan mempunyai semangat juang yang membara hingga akhirnya terwujud pada hari sumpah pemuda itu.
Nih isi dari naskah sumpah pemuda
PERTAMA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Bertoempah Darah Jang Satoe, Tanah Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Bertumpah Darah Yang Satu, Tanah Indonesia).
KEDOEA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mengakoe Berbangsa Jang Satoe, Bangsa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Mengaku Berbangsa Yang Satu, Bangsa Indonesia).
KETIGA : Kami Poetera dan Poeteri Indonesia, Mendjoendjoeng Bahasa Persatoean, Bahasa Indonesia. (Kami Putra dan Putri Indonesia, Menjunjung Bahasa Persatuan, Bahasa Indonesia).
Et……jangan salah persepsi ya,. Naskah ini masih khas dengan ejaan lama. Kata pemuda jaman sekarang sih bilangnya ejaan alay. Jangan lancang ! ini ejaan mbah buyutmu cah bagus… cah ayu.. *sodorin kinang* Hehe……
Lanjut ……
Kenapa sih perlu diperingati hari sumpah pemuda ?
Sumpah pemuda diperingati karena untuk ……….
- Menumbuhkan semangat pada diri pemuda-pemuda Indonesia. Tujuannya agar mereka meneladani sikap pantang menyerah dengan semangat juang yang tinggi terutama yang melekat pada diri para pemuda-pemuda yang tergerak dalam peristiwa sumpah pemuda tersebut.
- Memahami dan mengerti serta dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Menumbuhakan semangat gotong royong antar pemuda.
- Memperkuat tali persaudaraan.
- Meningkatkan solidaritas di kalangan pemuda.
- Mulai menata kembali karakter dan budaya bangsa yang sekarang mulai luntur dikalangan pemuda Indonesia.
Cara mewujudkan :
Ada 2 macam
1. Pada jaman dulu
2. Pada jaman sekarang
Pada jaman dulu, perwujudannya melalui kongres-kongres seperti rapat, ikut serta dalam peperangan dan segala macam bentuk permasalah yang sedang menimpa bangsa Indonesia pada saat itu.
Pada jaman sekarang, kalo dijlentrein (baca: dijelasin) banyak banget lo sobat perwujudannya. Dan dapat kita ambil dari lingkungan sekitar kita. Nih contohnya ya
1. Semangat dalam rangka ikut serta dalam memajukan kehidupan bangsa Indonesia. Apa to yang dimaksud ? nih liat dulu gambarnya. (sumber: disekitar lingkungan atmosfer kita)
Keterangan gambar :
Diambil pada tanggal 26 Mei 2012. Terlintas dua orang pemuda dengan mengunakan sego segawe (sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe). Mereka berdua dengan wajah yang tersenyum ria menunjukkan seolah-olah Indonesia berada didepan pintu gerbang tujuan yang diidam-idamkan yaitu merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. Kenapa dikatakan demikian,? karena ditangan merekalah (atau sebut saja kami sebagai seorang pemuda) yang akan menentukan Indonesia ke depannya seperti apa?
2. Mengharumkan nama baik bangsa melalui
a. Akademik
b. Non akademik
c. Bakat
3. Berperan aktif dalam membangun karakter bangsa seperti berpartisipasi dalam mencegah pengunaan narkoba pada kalangan pemuda.
4. Bersatu padu demi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang tercantum dalam semboyan bangsa Indonesia “Bhineka Tunggal Ika”
Makna sumpah pemuda sesungguhnya bagi pemuda Indonesia :
1. Sebagai Teladan
Apa sih yang dimaksud teladan ? teladan berasal dari bahasa jawa yaitu tuladhasama artinya dengan contoh. Jadi sumpah pemuda itu dijadikan sebagai contoh para pemuda untuk meneruskan perjuangan para tokoh-tokoh pejuang muda bangsa yang belum usai sampai disini saja, melainkan harus diwujudkan sampai cita-cita bangsa Indonesia benar-benar terwujud.
2. Sebagai Evaluasi
Apa to yang di evaluasi ?
Yang dievaluasi adalah bibit-bibit bangsa Indonesia yang terlahir untuk mengemban amanat. Siapa lagi kalo bukan kita sebagai pemuda, calon-calon pemimpin bangsa. Maka dari itu, perlu adanya evaluasi agar tetap pada jalannya dan sesuai dengan karakter budaya bangsa kita yaitu bangsa Indnoseia.
Oke,saya kira cukup disini.
Artikel ini adalah beberapa gambaran mengenai makna dan hal yang berkaitan dengan sumpah pemuda, khususnya berdasarkan dari diri saya dan diri pemuda Indonesia pada umumnya. Semoga artikel ini bermanfaat dan terimakasih telah menyimaknya. Mari kita wujudkan cita-cita bangsa Indonesia yang belum tercapai. Kalau bukan kita ? lalu siapa lagi ?
Indonesia Bisa !
Proundly present to